Pencak Silat Among Raga Desa Pandanrejo Kecamatan Pagak



Pencak silat merupakan kesenian bela diri yang wajib dilestarikan oleh seluruh bangsa Indonesia   khususnya di Desa Pandanrejo. Pada jaman dahulu pencak silat ini merupakan kebanggaan bagi warga masyarakat Pandanrejo, Disamping kesenian juga dapat digunakan untuk membela diri dari orang – orang yang hendak mencelakainya. 

Terbentuknya paguyupan pencak silat ini digagas oleh sebuah organesasi kepemudaan yang digabung dengan para sesepuh desa Pandanrejo yang diketuai oleh Suwaji. Di dalam keputusan musyawarah tersebut bukan hanya Paguyupan pencak silat saja, akan tetapi ada juga kesenian Sakera dan Campursari yang digabung menjadi satu wadah. Tujuan dari penggabungan kesenian ini  untuk mempersatukan organisasi kepemudaan dan sesepuh Desa Pandanrejo yang dijadikan dalam satu wadah.  Gabungan dari tiga kesenian tersebut didirkan pada Tanggal 10 Mei 2014 dan diberi nama “Pencak Silat dan Campursari Among raga” yang dipimpin oleh Suwaji asli warga Desa Pandanrejo dan dibawah naungan Kepala Desa.

Harapan kedepan Pencak silat dan Campur Sari ini semoga lebih maju dan dapat mengangkat Nama Desa Pandanrejo di Wilayah Kecamatan Pagak. Pemerintah Pandanrejo Khusunya Kepala Desa sangat mendukung sekali terhadap kesenianian yang kami dirikan bersama para Pemuda Desa Pendanrejo.
 
(logo Among Rogo)

Gerakan pencak silat yang ditampilkan oleh rahma dan Veni merupakan gerakan yang asal mulanya gerakan dari Hongkong yang namnya senam kungfu taichi, Lalu di bawa ke Indonesia. Peragaan Pencak silat oleh tatik ini Gerakannya di padukan dengan gerakan pencak silat jawa sehingga menjadi gerakan yang bagus dan menarik para pengunjung. Perpaduan senam kungfu yang menggunakan kipas, dan pencak silat jawa. Gerakan pencak silat yang ditampilkan mereka berdua ini mempunyai ciri khas gerakan pencak silat yang menggunakan kipas sebagai alat peraga dalam kegiatan pencak silatnya.

Gerakan pencak silat yang menggunkan alat peraga dengan sabung berang yang ditampilkan oleh Aang dan yuda sangat menghibur para pengunjung. Menariknya lagi pada penghujung atraksi pencak silat ini, juga diisi dengan kesenian yang yang lain misalnya Campusari sehingga pengunjung menjadi lebih betah sampai dengan penghujung acara selesai.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »